<p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">DALUNG (24/07/2026) –</span></span></b><span lang="EN-US" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif"> Edukasi 3R dalam kegiatan Pencanangan Aksi Percepatan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung di Banjar Tegeh, Desa Dalung pada Minggu (8/3) disambut antusias oleh Masyarakat Banjar Tegeh. Kegiatan ini dilaksanakan guna menyelesaikan masalah sampah secara komprehensif dengan menitikberatkan pada penanganan langsung di lokasi sampah itu dihasilkan (rumah tangga, pasar, atau pelaku usaha) guna mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Kelian Banjar Dinas Tegeh menyampaikan terkait tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut. <b><i>“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah, baik organik, anorganik, maupun B3,” </i></b>ungkapnya. Selain itu, masyarakat juga dikenalkan dengan metode pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mulai mengelola sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga, sehingga dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">I Gusti Ketut Putra Surya Mataram Kelian Banjar Adat Tegeh juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilakukan demi meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang baik. <b><i>“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting karena perubahan perilaku tidak akan terjadi tanpa adanya pemahaman yang baik,” </i></b>ujarnya. </span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">Sosialisasi ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat, dari sekadar membuang sampah pada tempatnya menjadi kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Selain itu, pengelolaan sampah yang baik juga berdampak pada kesehatan lingkungan, karena sampah yang tidak terkelola dapat menjadi sumber penyakit dan pencemaran. Di sisi lain, masyarakat juga dapat memahami bahwa sampah memiliki nilai ekonomis, seperti dapat didaur ulang maupun diolah menjadi kompos yang bermanfaat.</span></span></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"><span style="font-size:11pt"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Arial,sans-serif"><b><span lang="FI" style="font-size:12.0pt"><span style="font-family:"Times New Roman",serif">(KIMDLG-005). </span></span></b></span></span></span></p> <p style="text-align:justify; margin:0cm"> </p>
Edukasi 3R Ditekankan dalam Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Banjar Tegeh
24 Jul 2026